kupikir aku sudah jadi pendengar yang baik
menggratiskan waktuku untuk kamu isi
dengan limpahan kekacauan psikologismu
yang kadang, bahkan ikut melumpuhkan semangatku menjadi manusia
tetap saja, kamu menciptakan pengandaian lain
membuatnya mengawang di depan mata agar bisa kamu tatap
‘andai saja ada yang bisa lebih mendengarku’
selepas lembur kerja dan pertikaian keluarga
padahal kupikir aku sudah menjadi pendengar yang baik
dan kamu pun perlu menjadi
karena pada siapa nanti jika aku perlu melimpahkan
kekacauan psikologisku
di tempat lain,
orang seperti kita adalah produk sempurna
dari Jasa Pendengar yang Baik.
kamu dengar kabar itu?
ceruk bisnis baru yang potensial belakangan ini
kamu tahu alasannya
di tempat lainnya lagi,
Mesin Pendengar yang Baik hampir menuju kesempurnaan
untuk menggantikan Jasa Pendengar yang Baik sepenuhnya
yang bahkan mendapat perhatian lebih dari pemimpin kita
daripada kita sendiri yang menyebabkan semua jasa itu ada
sementara kamu masih mengandaikan
‘jika saja ada yang memahamiku lebih dalam’
setelah menularkan kelumpuhan semangat menjadi manusia
padaku
kupikir kamu juga perlu menjadi pendengar yang baik
dan menggratiskan waktumu untukku
suatu saat
P.O.E.M: Poem Of Extruded Mind Seri #00000007
Pendengar yang Baik - Harga yang Harus Dibayar oleh Penyerap Emosi Orang Lain
Puisi lain dengan nuansa serupa:


Komentar
Posting Komentar