dingin.
dunia menjadi dingin.
kehangatan berpindah ke tempat lain
di internet.
aku mengelap jendela luar ruanganku
di hari libur
memantulkan piringan matahari
kemudian lap dengan cepat mengering
kering.
rupanya dunia menjadi dingin kecuali cuaca
dan para aktivis lingkungan yang berisik
di internet.
melihat aspal melar karena memuai
dan uap air mengangkasa
mengkristal dengan masif
kupastikan malam ini akan hujan
memberi keganasan lebih
pada rerumputan liar dan liat di halaman esok hari
tapi siapa peduli
aku dan lainnya terbiasa menutup rumah rapat-rapat menjelang tidur
menyetel bunyi hujan dan api unggun virtual sebagai lulabi
di internet.
aku terbiasa melihat lalu lintas
bergumam betapa sibuknya dunia
dengan lalu-lalangnya
sementara diriku yang lain menyahut
“lebih baik mereka benar-benar memiliki tujuan”
jauh sebelum menjadi sekarang ini.
sementara kini, aspal memuai
dan sepeda motor para kurir menahan semua panasnya
selain pekerja jaringan yang lalu-lalang membawa tangga
memperbaiki kabel-kabel wi-fi
diriku yang lain sudah enggan menyahut
apapun yang kugumamkan
orang-orang sedang lalu-lalang ke tempat lain
di internet.
dingin.
dunia menjadi dingin.
bahkan cuaca masa kepergianku petang hari
menuju kedai kopi lokal yang dijanjikan grup teman
separuhnya sedang dililit hutang.
dan dalam cerita mereka, wajah penagih hutang telah menjadi dingin
mengikuti suhu keuangan di sekitar mereka
kehangatan hanya milik hidangan kedai lokal, sementara ini
sebelum kembali ke tempat asalnya
di internet.
hujan memang kepastian
seperti yang kuramalkan separuh hari sebelumnya
aku menaiki taksi online untuk kepulanganku
kemudian benar-benar dingin
bahkan cuaca
serta wajah pengemudi di spion dasbor
kecuali kap mesin taksi ini yang sepenuhnya bergantung pada bensin
pemiliknya masih berpikir ulang beralih ke taksi listrik
baik bensin maupun listrik keduanya sama-sama jahat
jika kita melihat ke hulu, katanya dingin
aku mencondongkan kepala ke arah jendela
rumah sudah dekat
kehangatan ada di sana
setelah aku menyetel suara api unggun virtual
di internet.
P.O.E.M: Poem Of Extruded Mind seri #00000001: Berpindah ke Internet - Dampak Psikologis dan Alienasi Era Digital


Komentar
Posting Komentar