bagaimana cara kita menanggapi sebuah ramalan?
tanya seorang pemula berduit
padaku, seorang mahir yang sedang beradu pedang dengan kebangkrutan
bagaimana lagi, ya?
jawabku menguji garis batas antara kepastian dan keraguan
pada keyakinanku
(jika saja aku penjual kelas,
akan kubeli kesempatan ini dengan keyakinan)
pada ujungnya tetap saja kujawab:
ramalan menjadi alat uji semata bagi yang diramalkan
medan pertarungan bagi kedua sisi,
yang percaya dan yang menolak percaya
dan semakin banyak orang percaya
semakin dekat sebuah ramalan bisa terpenuhi oleh dirinya sendiri
bagaimana lagi, ya?
jawabnya menguji garis batas antara kepastian dan keraguan
pada keyakinanku
(sejauh ini aku merasa benar, meski mengandalkan pengalaman personal)
pada ujungnya tetap saja aku percaya:
kurasa sudah jelas, ramalan diturunkan supaya kita beradu saling membaca
dan menerka satu sama lain
menerkam satu sama lain
sisi mana yang lebih menguntungkan pada saat itu
percaya atau menolak percaya
bagaimana caramu menanggapinya?
tanyaku, seorang mahir
yang akhirnya kalah beradu pedang dengan kebangkrutan
“tergantung sejauh mana potensi sebuah ramalan
menjadi keyakinan orang-orang”
kupikir ia sudah paham sekarang
P.O.E.M: Poem omOf Extruded Mind Serib#00000004: Forecasting - Cara Sebuah Ramalan Membentuk Realitas Baru
Puisi lain dengan nuansa serupa:


Komentar
Posting Komentar