Langsung ke konten utama

Sekembalinya Aku - Perspektif Ketertinggalan Budaya dalam Percepatan Perubahan

 front cover Puisi Sekembalinya Aku - Squilla Socawengi

hanya kutinggal sebentar
hanya sebentar aku terkapar
di bangsal rumah sakit
dunia telah bergeser

sekembalinya aku pada kesembuhan
kulihat dunia bergeser terlalu jauh 
dari tempat terakhir kesadaranku berdiri

aku kembali ke hunian
dengan meremas nota pembayaran puluhan juta dari rumah sakit (sesal sial yang sesak)
membiarkan kesadaranku melambung pada ketinggian
melihat diriku sendiri sebagai sel kecil yang mengalir 
pada denyutan nadi jalan kota ini

setiap garis pemisah petak-petak gedung
setiap jalan pembelah area wilayah
dan setiap pembatas perbatasan kota ini
aku melihat kedua sisi bergeser ke arah berlawanan
mirip glitch di software murahan hemat budget demi margin keuntungan produktivitasku

semua hal
semua hal,
telah bergerak ke masa depan
ke arah degradasi
meninggalkanku yang memakai hoodie masa lalu

penulis favoritku telah hilang dari peredaran
rak-rak buku di toko online membawa tsunami judul baru
dan gaya bergeser terlalu jauh
dari tempat terakhir kesadaranku berdiri

overload
overload,
bahkan penulis-penulis yang bertebaran
mengkritisi overload information dengan cara yang membuat overload

musisi favoritku telah hilang dari tangga ketenaran
katalog anime, film, video game, 
menawarkan akses kemudahan… berpikir?
kemudahan berpikir???

aku menarik napas dalam-dalam 
pergeseran udara membentuk glitch
dan kukucek mataku yang memburam
pasti ini mekanisme perlindungan diri
ketika mataku merasa tercemari
pemandangan kotor ini

dunia bergeser
waktu berjalan
bertudung hoodie masa lalu,
aku ada di persimpangan efek nostalgia dan pengakuan pada perubahan
jalan-jalan baru dibangun di atas daratan algoritma
akses lain untuk kemudahan berpikir lagi
lagi???
mataku memburam lagi


P.O.E.M: Poem Of Extruded Mind Seri #00000018: Sekembalinya Aku - Perspektif Ketertinggalan Budaya dalam Percepatan Perubahan 

Back cover Puisi Sekembalinya Aku - Squilla Socawengi
Credit to ArtTower/Pixabay with modification


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berpindah ke Internet - Dampak Psikologis dan Alienasi Era Digital

dingin. dunia menjadi dingin. kehangatan berpindah ke tempat lain di internet. aku mengelap jendela luar ruanganku di hari libur memantulkan piringan matahari kemudian lap dengan cepat mengering kering. rupanya dunia menjadi dingin kecuali cuaca dan para aktivis lingkungan yang berisik di internet. melihat aspal melar karena memuai dan uap air mengangkasa mengkristal dengan masif kupastikan malam ini akan hujan memberi keganasan lebih pada rerumputan liar dan liat di halaman esok hari tapi siapa peduli aku dan lainnya terbiasa menutup rumah rapat-rapat menjelang tidur menyetel bunyi hujan dan api unggun virtual sebagai lulabi di internet. aku terbiasa melihat lalu lintas bergumam betapa sibuknya dunia dengan lalu-lalangnya sementara diriku yang lain menyahut “lebih baik mereka benar-benar memiliki tujuan” jauh sebelum menjadi sekarang ini. sementara kini, aspal memuai dan sepeda motor para kurir menahan semua panasnya sela...

Layar Spekulasi - Jebakan Market Trading Fluktuatif

kemenangan demi kemenangan di layar spekulasi keberuntungan perdagangan uang untuk uang lain demi apapun akan kujauhi giliranku terpeleset di jalan merah lilin-lilin yang membakar penyangga arah panah satu arah tertuju lantai dasar kerak kehancuran ↑↓ kekalahan demi kekalahan di layar sialan ini angka-angka manipulatif uangku untuk pemain lain demi penebusan akan kudekati giliranku terseret di jalan hijau lilin-lilin yang mencakar garis atas arah laju satu arah tertuju kelipatan keuntungan di ketinggian P.O.E.M: Poem Of Extruded Mind Seri #00000002: Layar Spekulasi - Jebakan Market Trading Fluktuatif   Puisi lain dengan nuansa serupa: Forecasting Aku Perlu Melatihnya

Pojok Eskapis - Cara Menjadi ESKAPIS SEJATI di Dunia yang Bobrok

minggu ini VR Lounge lebih bersinar dan mengundangku  dari sudut kota orang-orang bermodal besar tahu  bagaimana membuat kita bahagia menemukan tempat pelarian sebagai eskapis sejati  biru, ungu, oranye, lampu-lampu settingan atmosfer cyberpunk poster karakter eskapis dari game populer yang digemari eskapis.  mari kita lari dari masa kini  menuju simulasi masa depan untuk lari dari masa depan yang kita kunjungi itu dengan mendaur ulang kebijaksanaan masa lalu yang hampir punah  respawn aku sudah lupa rupa kota asalku  tempat VR Lounge ini berdiri memang itu mau mereka dan mauku juga roleplay _ ada malaikat jatuh di duniamu yang kacau, dan ia sedang mencari manusia mulia yang layak jadi pengikutnya, serta menghukum para pendosa. larilah darinya, standar moralnya berbeda dengan harapanmu. _ dunia berjalan normal dari misi ke misi  hingga aku ditunjukkan berbagai konspirasi yang membuatku tertipu dan kecewa rekan-rekan npc berwajah setia ini sulit di...